Fakta Unik Dibalik Piala Eropa 2016

Fakta Unik Dibalik Piala Eropa 2016 – Kualifikasi Piala Euro sudah berlangsung pada penghujung tahun 2015 ini. Semua tim berusaha untuk menunjukkan penampilan terbaik mereka melalui pertandingan demi pertandingan yang tersaji dengan epik dan seru. Selagi Anda terus mengikuti perkembangan timnas favorit Anda di pertandingan Piala Euro kali ini, tidak ada salahnya untuk kembali menyimak perjalanan timnas dari berbagai negara selama pertandingan kualifikasi Piala Euro berlangsung.

Nasib Grup B tidak jauh berbeda dengan apa yang dialami oleh Grup A selama ini. Meskipun begitu, pertandingan antara Inggris dan Wales mungkin bisa menjadi laga yang seru. Pertaruhan antara gengsi dan semangat tinggi pasti akan tercurah dalam pertandingan antar saudara dekat ini. Bagi para pecinta bola yang netral, mungkin pertandingan ini dirasa kurang seru, namun fakta menunjukkan bahwa Inggris adalah salah satu kandidat kuat di Piala Eropa kali ini dengan menyandang titel sebagai top skor babak kualifikasi. Sedangkan Wales datang sebagai tim defensif dengan mencetak 11 gol saja selama babak kualifikasi berlangsung. Tidak hanya persaingan sesama Britania Raya, Slowakia dan Rusia juga menunjukkan hasil yang kurang bagus dengan top skor Slowakia yang hanya mampu mencetak 3 gol sedangkan Rusia yang masih mencari jati diri setelah dilatih oleh pelatih barunya yaitu Leonid Slutsky.

Fakta Unik Dibalik Piala Eropa 2016

Fakta Unik Dibalik Piala Eropa 2016

Anda suka dengan grup yang mencetak banyak gol? Grup C adalah jawabannya. Polandia dan Jerman akan saling berhadapan pada pertandingan kali ini di stadion Stade de France – tempat yang biasa digelar untuk pertandingan besar. Ketika mereka saling bertemu di babak kualifikasi sebanyak dua kali, tuan rumah berhasil memenangkan laga. Kedua tim ini rasanya terlalu kuat untuk Irlandia Utara dan Ukrania, peserta lain di Grup C.

Piala Eropa 2016

Pada gelaran Piala Eropa kali ini, ada sekitar 24 negara yang bertarung. Dua tim terakhir yang bergabung dengan negara lain yang sudah memastikan posisi mereka adalah Ukraina dan Swedia. Mereka memastikan diri untuk berlaga di Prancis. Ukraina lolos pada babak leg kedua play-off kualifikasi setelah mendapatkan hasil seri melawan Slovenia dengan skor 1-1.

Sedangkan Swedia berhasil meraih kemenangan atas Denmark. Pada leg ke-2, mereka berhasil menahan imbang 2-2 sehingga lolos dengan agregat  4-3. Sehari sebelumnya, Republik Irlandia juga lolos dari babak play-off setelah mengalahkan Bosnia Herzegovina dan Hungaria juga mendapatkan satu tiket melalui babak play-off setelah mengalahkan Norwegia.

Keempat timnas tersebut menyusul bergabung dengan 20 negara lainnya yang sudah lolos sebelumnya. 20 negara ini terbagi ke dalam beberapa bagian. 18 tim lolos ke Prancis setelah menjadi juara dan runner-up dari setiap grup di babak kualifikasi yaitu Republik Ceko, Islandia, Belgia, Wales, Spanyol, Slowakia, Jerman, Polandia, Inggris, Swiss, Irlandia Utara, Rumania, Austria, Rusia, Italia, Kroasia, Portugal, dan Albania. Sedangkan Turki lolos karena mereka adalah peringkat tiga terbaik. Dan Prancis sebagai tuan rumah lolos secara otomatis.Setelah menempuh babak kualifikasi dan babak play-off, maka tidak ada salahnya untuk mengetahui fakta-fakta unik seputar babak kualifikasi Piala Eropa 2016.

Fakta unik

Salah satu fakta mengejutkan pada Piala Eropa 2016 ini adalah dengan ketidaklolosan mereka di fase grup. Mereka hanya duduk di peringkat 4 Grup A. Mereka tidak mampu menyaingi Republik Ceko, Islandia dan Turki. Turki bahkan lolos karena berstatus sebagai peringkat tiga terbaik.
Tidak hanya kegagalan Belanda yang mengejutkan, fakta unik lainnya juga ditunjukkan oleh Inggris yang meraih hasil sempurna selama babak kualifikasi berlangsung. Dan untuk Islandia dan Albania, ini adalah untuk pertama kalinya mereka lolos ke putaran final Piala Eropa 2016. Robert Lewandowski, penyerang Polandia adalah pencetak gol terbanyak di babak kualifikasi. Dia berhasil mencetak 13 gol sehingga membuat dirinya menyamai prestasi  David Healy untuk pemain yang paling banyak mencetak gol selama babak kualifikasi Piala Eropa. Sedangkan untuk pencetak gol terbanyak selama Piala Eropa dipegang oleh Cristiano Ronaldo dengan 26 gol yang dihasilkan pada putaran final dan juga babak kualifikasi. Dari segi produktivitas gol, Robbie Keane adalah pemain yang paling produktif selama gelaran Piala Eropa dengan 23 gol. Putaran final akan digelar pada tanggal 10 Juli 2016. Itulah ulasan kualifikasi Piala Euro 2016 yang bisa menjadi referensi bagi Anda dalam mengikuti rangkaian putaran final Piala Euro 2016.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *