Rusia Akan Menjadikan Piala Eropa 2016 Sebagai Pemanasan Menuju Piala Dunia 2018

Rusia Akan Menjadikan Piala Eropa 2016 Sebagai Pemanasan Menuju Piala Dunia 2018

Rusia Akan Menjadikan Piala Eropa 2016 Sebagai Pemanasan Menuju Piala Dunia 2018 – Daftar pertandingan bola menjadi informasi yang dicari oleh para penggemar sepakbola di setiap pekan. Melihat jadwal pertandingan di liga sepakbola populer serta jadwal siaran langsung pertandingan seperti menjadi menu wajib bagi penggemar sepakbola; terutama ketika mendekati akhir pekan. Menjelang putaran final Piala Eropa 2016 nanti; daftar pertandingan dan jadwal siaran langsung sepertinya juga akan menjadi informasi paling dicari oleh para penggemar sepakbola.

Turnamen antar negara Eropa yang dilangsungkan setiap 4 tahun sekali tersebut mungkin merupakan turnamen sepakbola antar negara paling populer kedua setelah Piala Dunia. Popularitas para pemain dan liga sepakbola Eropa membuat turnamen Piala Eropa juga menjadi menarik karena kebanyakan penggemar sepakbola telah akrab dengan nama – nama pemain yang membela tim nasional negara yang lolos ke putaran final. Mungkin hanya tim – tim tertentu saja yang memiliki skuad kurang dikenal seperti tim nasional Rusia yang banyak memanggil pemain yang bermain di liga domestik.

Harus diakui bahwa Rusia mengalami masa minim pemain populer setelah era Andrei Arshavin. Saat ini tim nasional Rusia didominasi pemain – pemain yang berlaga di kompetisi liga domestik Rusia yang notebene kalah pamor dengan liga – liga negara Eropa lain seperti Inggris, Spanyol ataupun Perancis. Manajer Leonid Slutsky memang sepertinya lebih fokus pada pemantauan pemain – pemain di liga domestik sehingga hanya menyertakan gelandang muda Real Madrid Denis Cheryshev ke dalam skuad tim nasional sebagai satu – satunya pemain yang bermain di luar Rusia. Di satu sisi; kesulitan tim lawan untuk memantau kualitas dan karakter pemain – pemain Rusia menjadi sebuah keuntungan. Namun di sisi lain; minimnya pengalaman mengenai gaya bermain tim – tim elit Eropa menjadi sebuah kerugian bagi tim nasional Rusia.

Rusia lolos kualifikasi menuju putaran final Piala Eropa setelah menempati posisi runner up Grup G di bawah Austria. Rusia mencatat nilai 20; berselisih 8 angka dari nilai Austria yang memuncaki klasemen akhir. Roman Shikorov dan kawan – kawan memang mengalami masa naik turun selama menjalani kualifikasi mengingat mereka mengalami pergantian manajer setelah Fabio Capello tidak lagi menjadi manajer tim nasional Rusia sejak Juli 2015 lalu. Pergantian manajer ternyata membawa angin segar bagi tim nasional Rusia; Leonid Slutsky sukses meloloskan Rusia dari babak kualifikasi. Selama ditangani Slutsky; Rusia telah menjalani 6 pertandingan dan mencatat 5 kali menang serta hanya kalah 1 kali saja. Jika performa para pemain Rusia dapat terus meningkat; bukan mustahil mereka akan merepotkan Inggris dan membuat persaingan di Grup B menjadi semakin ketat.

Putaran final Piala Eropa 2016 merupakan turnamen besar pertama yang akan dijalani oleh tim nasional Rusia selama 3 tahun mendatang. Mereka kini menjadi tim pertama yang lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 karena akan bertindak sebagai tuan rumah. Dengan kata lain; penampilan tim nasional Rusia di putaran final Piala Eropa 2016 akan menjadi ajang pemanasan sebelum mereka menjalani Piala Dunia 2018. Meski putaran final Piala Dunia 2018 akan berselang 2 tahun dari putaran final Piala Eropa 2016; namun sedikit banyak gambaran kekuatan dan skuad utama Rusia akan mulai dapat dipantau. Sukses Leonid Slutsky meloloskan Rusia ke putaran final Piala Eropa 2016 merupakan sebuah prestasi mengingat mereka sempat mengalami penurunan moral dan terancam gagal lolos kualifikasi.

Keputusan untuk memilih Leonid Slutsky sebagai manajer tim nasional Rusia terbukti tepat. Slutsky merupakan manajer Rusia pertama yang menangani tim nasional Rusia sejak tahun 2006 lalu. Hampir selama 10 tahun tim nasional Rusia menggunakan jasa pelatih asing yang dimulai dengan penunjukan Guus Hiddink pada bulan Juli 2006 dan berakhir pada Juni 2010. Jabatan manajer kemudian diemban oleh Dick Advocaat antara tahun 2010 – 2012 dan dilanjutkan oleh Fabio Capello hingga Juli 2015 lalu. Penggemar sepakbola yang tidak ingin ketinggalan Rusia Akan Menjadikan Piala Eropa 2016 Sebagai Pemanasan Menuju Piala Dunia 2018 pastinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *